Pesan Untuk Ukhti, Saudariku

pesan untuk ukhtiUkhti,
Bila ada ikhwan yang bersikap baik padamu, terjemahkan itu sebagai hal yang lumrah dan ilmiah. Sebab, bersikap baik pada perempuan memang sudah menjadi naluri laki-laki.
Bila bukumu jatuh dan dia ambilkan, itu wajar. Tidak ada yang spesial. (Jangan baper)
Bila kamu bertemu di jalan dan dia mengucapkan salam, bukan berarti dia tertarik, melainkan berusaha menjalankan sunnah.
Bila diantara teman-temanmu hanya kamu yang disapa, bisa saja kebetulan dia hanya ingat namamu. (Jangan baper)
Bila suatu saat dia membalas chatmu memakai emot, bukan berarti dia ada rasa. Bisa saja itu hanya sarana sebagai pencair suasana. Cukup itu saja. (Jangan baper)

Pada dasarnya rasa kecewa diciptakan oleh diri sendiri, dimunculkan sendiri karena keliru dalam menanggapi sikap lawan jenis. Memang terbawa perasaan sudah menjadi sifat asli perempuan. Oleh karena itu, Akhi, bila ada perempuan yang sedang bersedih jangan kamu datang menghiburnya sendiri. Biarkan teman perempuannya yang mendatangi. (Jangan biarkan dia baper)
Tak perlu menawarkan bantuan bila kau lihat dia bisa melakukan sendiri atau sahabatnya bisa membantu. (Jangan biarkan dia baper)
Jangan mencandainya perihal hati. Bercanda tentang perasaan pada lawan jenis bukan hal yang lucu. (Jangan biarkan dia baper)
Hal-hal yang tidak sengaja dilakukan ternyata bisa menimbulkan baper. Oleh karena itu bersikaplah sewarnya dan berlatihlah mengelola perasaan kita.
@jomblomulia

Departemen PU Syiar
JMME FEB UGM
#satuhatimenginspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *